Dampak Judi Online Bagi Anak Di Bawah Umur

Dampak Judi Online Buruknya akibat dari judi telah diketahui banyak orang. Namun tidak sedikit pula yang tetap melakukan perbuatan yang dilarang agama dan negara tersebut. Bahkan, diketahui pula telah masuk ke dalam semua lapisan masyarakat, baik mereka yang memiliki harta berlimpah juga mereka yang berpenghasilan pas-pasan. Kini, judi yang bisa diakses juga secara online semakin mempermudah pelaku judi untuk melakukannya kapan saja dan di mana saja. Mudahnya persyaratan yang harus dipenuhi membuatnya menjadi lebih mudah lagi. Adapun persyaratan umum yang sebaiknya disiapkan saat masuk ke dalam situs tersebut, adalah data bank dan tanggal lahir.

Dampak Judi Online Bagi Anak Di Bawah Umur

Meskipun batasan usianya untuk masuk ke situs Judi Online adalah 18 tahun, namun tidak bisa dipungkiri, siapapun bisa melakukan penipuan umur. Ini yang membuat semua orang tua sebaiknya waspada. Karena bisa saja, anak-anak yang berada di bawah umur masuk ke situs tersebut dan mulai ketagihan.

Lantas dampak apa saja bila anak-anak telah ketagihan judi, berikut ini adalah beberapa contohnya;

Sering Berbohong

Yang paling udah dikenali dari anak-anak yang sudah ketagihan judi online adalah sering melakukan kebohongan. Ia akan mencari-cari waktu agar bisa bermain gadget. Situs judi online yang banyak bertebaran bahkan kerap muncul menjadi tayangan iklan pada sejumlah game online biasanya membuatnya penasaran.

Tidak sedikit anak-anak yang sudah bersekolah, memilih untuk pergi ke tempat ia bisa mengakses judi. Judi yang terkesan menyenangkan bisa membiusnya agar lebih lama bermain. Yang paling buruk, ia akan menghabiskan uang jajan yang ia miliki untuk berjudi.

Artikel Terkait : 

Mulai Mencuri

Karena kehabisan uang untuk bertaruh di situs judi online, bisa membuat anak-anak mencari cara untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi. Salah satu jalan yang akan mereka coba adalah mencuri. Meskipun jumlah uang sakunya banyak, tapi kebutuhannya akan semakin meningkat pada saat bertaruh. Terlebih bila ia telah merasakan kemenangan.

Bersikap Kasar

Pengaruh judi juga bisa membuat pelakunya menjadi lebih kasar dan sangat buruk mengelola emosinya. Walhasil, jika merasa tersinggung atau dalam keadaan tidak aman, ia akan bertindak lebih buruk lagi. Masih banyak hal buruk yang berdampak pada anak-anak yang telah mencoba kemudian ketagihan dengan judi online. Dan sebaiknya Anda waspada bila Anak terlihat mulai jarang bersosialisasi dan lebih senang menghabiskan waktunya dengan gadget.

Bisa saja anak mengatakan bahwa ia tengah bermain game, padahal game yang ia mainkan mengandung judi. Yang lebih buruk, anak biasanya akan tertarik dengan hal lain yang juga berkaitan dengan judi, seperti situs porno yang tidak diperuntukkan untuk anak-anak.

Kemudian, bagaimana seharusnya orang tua mengatasi hal tersebut, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dicoba.

Jauhkan Dari Akses

Jauhkan anak-anak dari akses yang memudahkan mereka dekat dengan judi. Handphone, komputer, warnet memudahkan siapapun untuk online. Hindarkan anak-anak dari semua hal tersebut

Kenalkan Agama

Jauh dari agama adalah salah satu alasan mengapa anak-anak dekat dengan judi online. Mereka tidak paham dengan kesalahan dan dosa besar yang tengah mereka lakukan. Karena itu, dekatkan anak-anak dengan agama dan kebiasaan baik lainnya.

Kenali Lingkungannya

Anak-anak yang mengenal judi, bisa jadi karena ia dikenalkan oleh teman-temannya. Karena itu, tidak ada salahnya setiap orang tua mengenal karakter dari teman-teman yang dekat dengan anak Anda.

Komunikasi

Dekat dengan anak saja tidak cukup, lakukan komunikasi dua arah agar anak dekat dengan Anda. Dengarkan setiap keluh kesah yang ia sampaikan dan jangan menilai secara sepihak.

Meminta Bantuan

Banyak orang tua yang akhirnya menyerah karena tidak bisa menangani kecanduan anak-anak pada judi online. Meminta bantuan dari ahli kesehatan jiwa, seperti psikolog atau psikiater bisa menjadi pilihan yang tepat. Jika anak sudah memerlukan pengobatan, maka sebaiknya cari cara agar anak-anak diobati dengan cara di terapi tanpa melibatkan obat-obatan.

Itulah beberapa dampak buruk judi online bila telah dimainkan oleh anak-anak terutama mereka yang masih berada di bawah umur. Sebisa mungkin orang tua menjadi lebih dekatkan dengan anak-anak dan terus mengenalkan agama serta pengetahuan lainnya. Berhenti menyalahkan anak, karena bisa jadi hal tersebut karena kelalaian yang telah Anda lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *